Prodi Teknik Sipil UMRAH Terima Kunjungan CarbonEthics untuk Bahas Peluang Kolaborasi Blue Carbon Restoration
Tanjungpinang, 13 Mei 2026 — Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menerima kunjungan dari CarbonEthics dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di bidang restorasi karbon biru atau blue carbon restoration. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman UMRAH.

Pembahasan Inisiasi Kerjasama di Ruang Rapat Utama FTTK Senggarang (13/5/2026)
Kunjungan ini menjadi ruang diskusi awal antara Prodi Teknik Sipil UMRAH dan CarbonEthics untuk membahas peluang kolaborasi riset, pengembangan teknologi tepat guna, serta implementasi program restorasi ekosistem pesisir di wilayah Kepulauan Riau. Forum ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi dalam memperkuat jejaring kemitraan dengan lembaga eksternal yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan, pesisir, dan keberlanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi kerja sama bertajuk “Strategic Partnership for Blue Carbon Restoration”, yaitu kolaborasi yang menghubungkan kapasitas rekayasa lokal UMRAH dengan pengalaman implementasi ekologis CarbonEthics di lapangan. Fokus utama diskusi diarahkan pada pengembangan solusi berbasis teknik sipil untuk mendukung keberhasilan restorasi lamun dan ekosistem pesisir. Salah satu gagasan yang dipaparkan adalah inovasi Biomimetic Gonggong Mortar, yaitu konsep material berbasis limbah cangkang gonggong yang dirancang sebagai media pendukung stabilisasi tahap awal penanaman lamun. Inovasi ini mengusung pendekatan berbasis alam dengan memanfaatkan potensi material lokal Kepulauan Riau, sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular di kawasan pesisir.
Diskusi juga menyoroti tantangan restorasi lamun, terutama pada fase awal transplantasi yang rentan terhadap energi gelombang, arus pasang surut, dan pergerakan sedimen. Melalui pendekatan rekayasa material dan desain biomimetik, Prodi Teknik Sipil UMRAH berpeluang berkontribusi dalam menyediakan solusi yang adaptif terhadap kondisi tapak pesisir. Selain aspek teknis, pertemuan ini turut membahas kerangka kemitraan yang dapat dikembangkan secara bertahap, mulai dari penyusunan nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, hingga implementasi kegiatan pada tingkat program studi.
Skema ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini juga memiliki potensi pengembangan jangka panjang melalui riset lapangan, pelibatan mahasiswa, publikasi ilmiah, pengembangan prototipe, serta penguatan model restorasi berbasis komunitas. Wilayah Dompak dan Bintan menjadi lokasi yang relevan untuk dikaji lebih lanjut karena memiliki karakter pesisir yang dekat dengan konteks riset dan pengabdian UMRAH.
Program Studi S1 Teknik Sipil UMRAH menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah awal untuk membangun sinergi yang produktif antara kampus, mitra lingkungan, dan masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi tersebut, Prodi Teknik Sipil UMRAH berharap dapat terus menghadirkan inovasi terapan yang mendukung pembangunan maritim, restorasi ekosistem pesisir, dan penguatan kapasitas mahasiswa dalam riset berbasis keberlanjutan.
By: DK
