Sekapur Sirih dan Sejarah Program Studi

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Maritim Raja Ali Haji dapat terus melaksanakan perannya dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman, Program Studi Teknik Sipil memiliki tanggung jawab akademik dan sosial untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ketekniksipilan, khususnya yang relevan dengan karakter wilayah maritim, pesisir, dan kepulauan.
Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Maritim Raja Ali Haji resmi berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 240/B/O/2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Teknik Sipil Program Sarjana pada Universitas Maritim Raja Ali Haji di Kota Tanjungpinang. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 April 2025 dan menjadi landasan hukum penyelenggaraan Program Studi Teknik Sipil sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi keteknikan di lingkungan UMRAH.
Pembukaan Program Studi Teknik Sipil merupakan langkah strategis UMRAH dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia di bidang rekayasa infrastruktur. Wilayah Kepulauan Riau yang terdiri atas pulau-pulau kecil, kawasan pesisir, permukiman maritim, serta infrastruktur penghubung antarkawasan memerlukan lulusan teknik sipil yang tidak hanya menguasai prinsip-prinsip dasar rekayasa, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap keberlanjutan lingkungan, ketangguhan infrastruktur, dan kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam keputusan izin pembukaan tersebut, Program Studi Teknik Sipil Program Sarjana pada Universitas Maritim Raja Ali Haji dinyatakan telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Selanjutnya, Program Studi Teknik Sipil memperoleh peringkat akreditasi Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik). Berdasarkan dokumen akreditasi yang diterbitkan pada tanggal 21 Juli 2025, peringkat akreditasi Program Studi Teknik Sipil berlaku mulai 21 Juli 2025 sampai dengan 20 Juli 2027. Penetapan ini menjadi pijakan penting bagi Program Studi dalam membangun sistem penjaminan mutu akademik yang lebih terstruktur, akuntabel, dan berkelanjutan.
Sejak awal pendiriannya, Program Studi Teknik Sipil UMRAH diarahkan untuk mengembangkan keilmuan teknik sipil yang kontekstual dengan wilayah maritim Asia Tenggara. Fokus pengembangan Program Studi mencakup pendidikan yang berkualitas, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan pemerintah, industri, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya. Arah ini sejalan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur wilayah pesisir dan kepulauan yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, Program Studi Teknik Sipil berupaya menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu bersaing pada tingkat nasional maupun regional. Proses pembelajaran diarahkan tidak hanya untuk memperkuat pemahaman teoritis, tetapi juga untuk membangun kemampuan praktis, berpikir kritis, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan nyata di bidang konstruksi dan infrastruktur. Dalam bidang penelitian, Program Studi Teknik Sipil mendorong pengembangan riset yang praktis, mutakhir, dan berdampak. Fokus penelitian diarahkan pada isu-isu ketekniksipilan yang relevan dengan kebutuhan wilayah kepulauan, seperti infrastruktur pesisir, drainase dan sumber daya air, material konstruksi berkelanjutan, transportasi, bangunan gedung, geoteknik, mitigasi bencana, serta pengelolaan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan lingkungan.
Sementara itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang nyata bagi sivitas akademika untuk menghadirkan ilmu teknik sipil sebagai solusi bagi masyarakat. Program Studi berkomitmen mengembangkan kegiatan pengabdian yang berbasis pada kebutuhan lapangan, berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan. Dengan dasar legal pendirian, status akreditasi, serta arah pengembangan yang telah dirumuskan, Program Studi Teknik Sipil UMRAH berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta membangun budaya akademik yang profesional, humanis, dan kolaboratif. Kehadiran Program Studi ini diharapkan dapat melahirkan lulusan teknik sipil yang kompeten, berintegritas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan infrastruktur wilayah pesisir, kepulauan, nasional, maupun regional Asia Tenggara.